Cara Install Windows 7 Di VirtualBox
Kali ini saya akan memberikan tutorial install windows 7 di VirtualBox. Oh iya tutorial ini di buat untuk orang awam(belum mengerti). Jika anda sudah paham anda bisa langsung install di laptop kalian, tidak di virtualbox, tapi harus hati-hati jika menginstall langsung di laptop. Baiklah langsung saja ikuti tutorial install windows 7 di virtualbox.
Alat dan Bahan
2. Selesai install buka virtualbox.
3. Klik New letaknya di pojok kiri-atas. Akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Beri nama windows 7 atau anda bisa menggunakan nama lain dan juga ubah Version menjadi Windows 7 (32-bit), karena iso windows yang di download tadi adalah windows 7 32bit. Kemudian klik Next >
4. Akan muncul tampilan untuk mengkonfigurasi RAM. Karena kita menggunkan virtualbox kita harus mengatur RAM nya. Maximal RAM tersebut tergantung RAM komputer kita. Saya menggunakan RAM 512 dari 2GB RAM dari RAM fisik. Saya sarankan anda menggunakannya 1/4 RAM dari RAM fisik. Mengapa demikian? karena RAM laptop kalian akan di ambil untuk virtualbox, jika kalian menggunakan semua laptop kalian akan kehabisan RAM dan akhirnya anda tidak bisa membuka aplikasi lain, dan parahnya bisa tiba-tiba mati laptop anda.
5. Setelah itu klik Next > dan akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih Create a virtual hard disk now, ini akan otomatis membuat partisi untuk sistem operasi kita.
Do not add a virtual hard drive
Opsi ini digunakan untuk pengguna yang telah mengetahui cara mempergunakan aplikasi virtualbox ini, karena hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual Windows selesai dilakukan.
Create a virtual hard drive now
Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin virtual Windows.
Use an existing virtual hard drive
Gunakan opsi ini untuk memilih hard disk virtual yang sudah ada.
6. Akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih VDI(VirtualBox Disk Image), kemudian klik Next >.
7. Pada tahap ini akan muncul 2 pilihan:
- Dynamically allocated
Jika kita memilih ini maka kapasitas harddisk yang ktia pergunakan akan berdasarkan kapasitas harddisk virtual yang kita pergunakan dan kita setting tadi dan tidak tergantung berdasarkan dari kapasitas hardisk fisik yang kita miliki.
- Fixed size
Jika kita memilih ini maka kapasitas hardisk berdasarkan kapasitas dari harddisk fisik kita, jadi saya sarankan kita memilih opsi Dynamically allocated, kemudian tekan tombol Next >.
8. Pada tahap selanjutnya berguna untuk menentukan nama dari tampilan dan nama folder tempat kita akan menyimpan file-file mesin virtual kita. Kita dapat melakukan penyimpanan pada folder atau direktori yang sudah ada namun kita juga dapat menempatkan pada hardik lain yang berbeda dengan hardisk yang kita pergunakan oleh sistem operasi utama kita.
Pada layar ini kita dapat merubah dan menentukan kapasitas harddisk yang kita akan pergunakan pada mesin virtual kita. Jika kita memilih opsi "Dynamically allocated" maka kita dapat membuat kapasitas harddisk virtual kita mencapai 2 tera. Selanjutnya kita dapat menekan tombol Create untuk kita pergunakan untuk melakukan install sistem operasi windows.
9. Jika kita telah selesai melakukan langkah-langkah proses di atas maka akan tampil sebuah mesin degan nama yang sudah kita tentukan di awal tadi dan dalam keadaan kosong dan siap di install sistem operasi windows. Klik Start.
10. Muncul tampilan seperti di bawah. Di sini kita akan memasukkan iso yang sudah di download tadi. Klik gambar Folder berwarna kuning.
11. Muncul tampilan seperti di bawah. Cari file iso yang sudah di download tadi.
Setelah itu klik filenya dan klik Open. Maka tulisan yang tadi akan berubah. Klik Start.
12. Disini kita mulai proses installasi windows. Ubah Time and currency format menjadi Indonesian(Indonesia) karena negara saya adalah Indonesia. Yang lain tetap biarkan seperti itu.
13. Muncul tampilan seperti di bawah klik Install now.
14. Tahap ini adalah perjanjian lisensi, jika anda mencentang I accept the license terms, berarti anda menerima persyaratan lisensi. Centang saja karena kita akan menginstallnya kemudian klik Next.
15. Disini ada 2 pilihan Upgrade dan Custom, jika memlih Upgrade maka data-data Sistem Operasi yang lama tidak akan hilang, Jika memilih Custom data-data system akan di format. Pilih Custom(advanced), karena sebelumnya tidak ada OS yang terpasang di virtualbox tersebut.
16. Setelah itu akan muncul tampilan untuk partisi, jika anda ingin membaginya lagi anda klik Drive options(advenced). Di situ anda bisa membagi partisi lagi,menghapus,dll. Biasanya di windows ada disk C,D,E. Karena kita menginstall di virtualbox maka biarkan semua itu menjadi system, 64GB akan di pakai untuk disk C. Lalu klik Next
17. Tunggulah sampai proses installing selesai, ini membutuhkan waktu yang lama. Jika selesai maka akan otomatis merestart sendiri. Jangan tekan apapun sampai mucul tampilan seperti nomer 18.
18. Akan muncul tampilan seperti di bawah, ada 2 inputan yang pertama adalah nama user, nama user akan di tampilkan pada saat Login. Dan yang kedua adalah nama komputer/identitas komputer kita di publik. Isi sesuai selera anda lalu klik Next.
19. Setelah itu muncul konfigurasi Password. Ada 3 kolom inputan.
- pertama adalah password baru,
- kedua adalah ulangi password baru,
- ketiga adalah petunjuk password.
isi sesuai selera anda. lalu klik Next
20. Setelah itu anda akan di mintai kunci produk. Karena windows adalah software yang berbayar. Jika tidak punya maka klik Skip, ini akan menggunakanya dalam mode trial/mencoba.
21. Disini ada tiga pilihan. Pilih yang pertama saja Use recommended settings. Ini akan menyeting keseluruhan secara otomatis.
22. Tahap selanjutnya adalah setting waktu, pastikan waktunya sudah di setting dengan benar. Karena saya termasuk di indonesia bagian barat(WIB) maka saya memlih lokasi Bangkok,Hanoi,Jakarta. Setelah sudah benar klik Next
23. Selanjutnya adalah mengidentifikasi lokasi jaringan anda. Ada 3 pilihan
- pertama adalah jaringan rumah,
- kedua adalah jaringan kerja/kantor,
- ketiga adalah jaringan publik/umum contohnya warnet.
24. Setelah selesai akan otomatis masuk ke menu desktop.
Sekian dari saya apabila ada error atau pertanyaan silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Share juga ke teman-teman,semoga bermanfaat.
Terimakasih telah berkunjung :-)
Alat dan Bahan
- Laptop/Komputer (ini yang paling penting)
- VirtualBox
- Iso Windows 7 32-bit
2. Selesai install buka virtualbox.
3. Klik New letaknya di pojok kiri-atas. Akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Beri nama windows 7 atau anda bisa menggunakan nama lain dan juga ubah Version menjadi Windows 7 (32-bit), karena iso windows yang di download tadi adalah windows 7 32bit. Kemudian klik Next >
4. Akan muncul tampilan untuk mengkonfigurasi RAM. Karena kita menggunkan virtualbox kita harus mengatur RAM nya. Maximal RAM tersebut tergantung RAM komputer kita. Saya menggunakan RAM 512 dari 2GB RAM dari RAM fisik. Saya sarankan anda menggunakannya 1/4 RAM dari RAM fisik. Mengapa demikian? karena RAM laptop kalian akan di ambil untuk virtualbox, jika kalian menggunakan semua laptop kalian akan kehabisan RAM dan akhirnya anda tidak bisa membuka aplikasi lain, dan parahnya bisa tiba-tiba mati laptop anda.
5. Setelah itu klik Next > dan akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih Create a virtual hard disk now, ini akan otomatis membuat partisi untuk sistem operasi kita.
Do not add a virtual hard drive
Opsi ini digunakan untuk pengguna yang telah mengetahui cara mempergunakan aplikasi virtualbox ini, karena hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual Windows selesai dilakukan.
Create a virtual hard drive now
Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin virtual Windows.
Use an existing virtual hard drive
Gunakan opsi ini untuk memilih hard disk virtual yang sudah ada.
6. Akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih VDI(VirtualBox Disk Image), kemudian klik Next >.
7. Pada tahap ini akan muncul 2 pilihan:
- Dynamically allocated
Jika kita memilih ini maka kapasitas harddisk yang ktia pergunakan akan berdasarkan kapasitas harddisk virtual yang kita pergunakan dan kita setting tadi dan tidak tergantung berdasarkan dari kapasitas hardisk fisik yang kita miliki.
- Fixed size
Jika kita memilih ini maka kapasitas hardisk berdasarkan kapasitas dari harddisk fisik kita, jadi saya sarankan kita memilih opsi Dynamically allocated, kemudian tekan tombol Next >.
8. Pada tahap selanjutnya berguna untuk menentukan nama dari tampilan dan nama folder tempat kita akan menyimpan file-file mesin virtual kita. Kita dapat melakukan penyimpanan pada folder atau direktori yang sudah ada namun kita juga dapat menempatkan pada hardik lain yang berbeda dengan hardisk yang kita pergunakan oleh sistem operasi utama kita.
Pada layar ini kita dapat merubah dan menentukan kapasitas harddisk yang kita akan pergunakan pada mesin virtual kita. Jika kita memilih opsi "Dynamically allocated" maka kita dapat membuat kapasitas harddisk virtual kita mencapai 2 tera. Selanjutnya kita dapat menekan tombol Create untuk kita pergunakan untuk melakukan install sistem operasi windows.
9. Jika kita telah selesai melakukan langkah-langkah proses di atas maka akan tampil sebuah mesin degan nama yang sudah kita tentukan di awal tadi dan dalam keadaan kosong dan siap di install sistem operasi windows. Klik Start.
10. Muncul tampilan seperti di bawah. Di sini kita akan memasukkan iso yang sudah di download tadi. Klik gambar Folder berwarna kuning.
11. Muncul tampilan seperti di bawah. Cari file iso yang sudah di download tadi.
Setelah itu klik filenya dan klik Open. Maka tulisan yang tadi akan berubah. Klik Start.
12. Disini kita mulai proses installasi windows. Ubah Time and currency format menjadi Indonesian(Indonesia) karena negara saya adalah Indonesia. Yang lain tetap biarkan seperti itu.
13. Muncul tampilan seperti di bawah klik Install now.
14. Tahap ini adalah perjanjian lisensi, jika anda mencentang I accept the license terms, berarti anda menerima persyaratan lisensi. Centang saja karena kita akan menginstallnya kemudian klik Next.
15. Disini ada 2 pilihan Upgrade dan Custom, jika memlih Upgrade maka data-data Sistem Operasi yang lama tidak akan hilang, Jika memilih Custom data-data system akan di format. Pilih Custom(advanced), karena sebelumnya tidak ada OS yang terpasang di virtualbox tersebut.
16. Setelah itu akan muncul tampilan untuk partisi, jika anda ingin membaginya lagi anda klik Drive options(advenced). Di situ anda bisa membagi partisi lagi,menghapus,dll. Biasanya di windows ada disk C,D,E. Karena kita menginstall di virtualbox maka biarkan semua itu menjadi system, 64GB akan di pakai untuk disk C. Lalu klik Next
17. Tunggulah sampai proses installing selesai, ini membutuhkan waktu yang lama. Jika selesai maka akan otomatis merestart sendiri. Jangan tekan apapun sampai mucul tampilan seperti nomer 18.
18. Akan muncul tampilan seperti di bawah, ada 2 inputan yang pertama adalah nama user, nama user akan di tampilkan pada saat Login. Dan yang kedua adalah nama komputer/identitas komputer kita di publik. Isi sesuai selera anda lalu klik Next.
19. Setelah itu muncul konfigurasi Password. Ada 3 kolom inputan.
- pertama adalah password baru,
- kedua adalah ulangi password baru,
- ketiga adalah petunjuk password.
isi sesuai selera anda. lalu klik Next
20. Setelah itu anda akan di mintai kunci produk. Karena windows adalah software yang berbayar. Jika tidak punya maka klik Skip, ini akan menggunakanya dalam mode trial/mencoba.
21. Disini ada tiga pilihan. Pilih yang pertama saja Use recommended settings. Ini akan menyeting keseluruhan secara otomatis.
22. Tahap selanjutnya adalah setting waktu, pastikan waktunya sudah di setting dengan benar. Karena saya termasuk di indonesia bagian barat(WIB) maka saya memlih lokasi Bangkok,Hanoi,Jakarta. Setelah sudah benar klik Next
23. Selanjutnya adalah mengidentifikasi lokasi jaringan anda. Ada 3 pilihan
- pertama adalah jaringan rumah,
- kedua adalah jaringan kerja/kantor,
- ketiga adalah jaringan publik/umum contohnya warnet.
Saya memilih Home network karena saya menggunakan jaringan rumah / khusus untuk pribadi.
24. Setelah selesai akan otomatis masuk ke menu desktop.
Sekian dari saya apabila ada error atau pertanyaan silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar. Share juga ke teman-teman,semoga bermanfaat.
Terimakasih telah berkunjung :-)























Tidak ada komentar: